IBX5A68557B3F439

Membuka Kemasan dan Menjajal Samsung Galaxy J2 Pro (2018)

10:46 am 0

Kotak kemasan Galaxy J2 Pro (2018) nyaris seluruhnya berwarna biru khas Samsung. Nama perangkat tertera di bagian depan dengan tulisan putih berukuran besar.

Untuk melihat lebih jelas kunjungi tautan berikut ini.

Atlet Iran Tak Kebagian Galaxy Note 8 Gratis, Dubes Korsel Dipanggil

10:32 am 0
Dalam rangka promosi, Samsung selaku sponsor Olimpiade Musim Dingin 2018 di PyeongChan, Korea Selatan, membuat smartphone Galaxy Note 8 edisi khusus untuk dibagikan ke para atlet dan panitia olahraga internasional tersebut.
 
Namun tak semuanya kebagian Galaxy Note 8 gratis. Para atlet dari Korea Utara dan Iran dikecualikan. Pihak panitia International Olympic Committee (IOC) mengatakan alasannya adalah kedua negara itu sedang dijatuhi sanksi oleh PBB.

“Tentang Korea Utara dan Iran, semua partisipan diminta tidak membawa ponsel (Galaxy Note 8 yang dibagikan) ke negara masing-masing, tapi hanya memakainya selama menetap di PyeongChang,” sebut IOC.

Tak terima atletnya mendapat perlakuan berbeda, pihak Kementerian Luar Negeri Iran di ibukota Teheran memanggil duta besar Korea Selatan di di negeri tersebut untuk menyampaikan protes.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif dikabarkan mengancam bakal memblokir produk-prodouk Samsung di Iran apabila rakasasa elektronik Korea Selatan itu tak mengubah keputusannya.


Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Washington Post, Sabtu (10/2/2018), Zarif turut mengatakan bakal tak lagi memakai smartphone Samsung yang selama ini digunakannya.

Bukan hanya pihak pemerintah, publik Iran pun memprotes keputusan IOC. Apalagi, warga di negeri tersebut banyak menggunakan ponsel Samsung. Sebuah data yang dirilis tahun lalu oleh developer aplikasi lokal Iran menyebutkan bahwa 17,8 juta pengguna aplikasinya memiliki ponsel Samsung.

Netizen Iran dilaporkan berbondong-bondong mengemukakan protes di media sosial dengan tagar #BanSamsung (blokir Samsung).

Berubah pikiran
Protes pemeritnah dan warga Iran itu rupanya efektif membuat panitia Olimpiade Musim Dingin berubah pikiran. IOC kemudian meralat keputusannya.

“IOC akan memberikan ponsel ke semua atlet dari semua negera yang berpartisipasi di Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018,” sebut seorang juru bicara IOC.

Delegasi Iran di Olimpiade Musim Dingin dilaporkan telah menerima perubahan keputusan itu. Mereka pun bisa mendapat Galaxy Note 8 gratis seperti atlet dari negara lain. Namun, delegasi Korea Utara tetap menolak pemberian tersebut.

Samsung diketahui membuat 4.000 unit Galaxy Note 8 “edisi Olimpiade” untuk dibagikan ke peserta dan panitia Olimpiade Musim Dingin tahun ini, melanjutkan tradisinya sebagai sponsor ajang olahraga itu.

Samsung memang memiliki kebiasaan memberikan ponsel gratis ke para atlet dan panitia Olimpiade sejak 1997. Pada 2016 lalu, Samsung memberikan ponsel Galaxy S7 Edge “edisi Olimpiade” ke para atlet di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil.

Namun, selama ini otoritas Korea Utara selalu menyita ponsel Samsung yang dibawa pulang oleh para atletnya, karena memiliki GPS dan akses internet terbuka yang dilarang di negeri komunis tersebut.

Tiap ponsel Galaxy Note 8 yang dibagikan ke para atlet dan panitia Olimpiade Musim Dingin tahun ini dibanderol seharga 1.000.000 won (Rp 12,5 juta) di Korea Selatan.

Korea Utara memang tengah dijatuhi sejumlah sanksi ekonomi oleh PBB. Iran juga pernah menerima sanksi terkait program nuklir yang dijalankannya, tapi sanski tersebut sudah dicabut pada 2018, meski sejumlah sanksi lain tetap berlaku.

Source:
kompas.com

Fitur Baru Google, Bisa "Booking" Hotel dan Tiket Pesawat

10:54 pm 0
Setelah sebelumnya bisa memprediksi potensi penundaan penerbanan atau "delay", mesin pencari Google kembali akan mendapatkan kemampuan baru. Kali ini, Google Search versi mobile bakal bisa membantu pengguna melakukan bookinghotel dan memesan tiket penerbangan. 
 
Menariknya, fitur ini dilengkapi dengan filter harga, nama hotel, maupun jenis maskapai berikut jadwal ketersedian tiket atau kamar. Artinya, Google dapat memberi rekomendasi dan perbandingan mengenai tempat menginap serta maskapai penerbangan bagi pengguna.

Google juga menyediakan sejumlah informasi mengenai maskapai dan hotel yang bersangkutan, termasuk foto-foto dan fasilitas apa saja yang tersedia. Booking bisa langsung dilakukan dari Google Search.

Saat sedang mencari penerbangan lewat Google Flights di Google Search, kolom baru bernama "Hotels" akan ditampikan di sebelah kanan kolom "Flights". Pengguna bisa langsung melihat apa saja hotel yang ada.

"Dengan begini, Anda dapat langsung meng-klik untuk melihat hotel apa saja yang tersedia, berikut harga-harganya, di kota tujuan pada tanggal yang sudah dipilih (sesuai jadwal penerbangan)," sebut Google dalam keterangan di blog resminya.

Hal yang sama berlaku sebaliknya, ketersediaan tiket pesawat untuk tanggal kepergian akan ditampilkan apabila pengguna lebih dulu memilih hotel.

Ingin ke tempat lain? Kolom "More Destinations" menyediakan rekomendasi tempat-tempat tujuan yang mungkin menarik bagi pengguna.

Sementara, berdasarkan informasi yang dihimpun KompasTekno dari Engadget Rabu (7/2/2018), rekaman booking yang pernah dilakukan dengan Google atau tiket reservasi aktif di Gmail akan ditampilkan di kolom "Your Travel" yang bersifat privat untuk pengguna.

Sebelumnya, Google Search hanya mendukung fitur pencarian penerbangan serta, harga dan jadwal ketersediaan hotel berikut ulasanya saja, sedangkan booking dilakukan melalui aplikasi lain.

Adanya fitur baru pada aplikasi Google yang satu ini tentu saja memberi warna baru bagi pengguna yang senang melancong. Sebab, pengguna dapat mengakses seluruh informasi perjalanan lewat satu aplikasi (Google Search), langsung dari smartphone di genggaman tangan.

Menurut Google, pembaruan ini akan muncul secara bertahap untuk Google Search mobile di sejumlah negara dalam beberapa hari ke depan. Sayangnya, Google tak merinci negara mana saja yang dimaksud. Belum jelas pula apakah pengguna di Indonesia bakal kebagian atau tidak.

Source:
kompas.com

Melihat dari Dekat Oppo F5 "Dashing Blue"

10:47 pm 0

Oppo melengkapi seri F5-nya dengan varian berwarna biru gelap atau disebut "Dashing Blue". Ribuan unit disediakan dan diklaim sudah terjual 80 persen dalam waktu kurang lebih sepekan. 

Dari sisi depan, desain Oppo F5 "Dashing Blue" tampak sama dengan Oppo F5 standar. Smartphone terlihat bersih dengan layar full-screen 6 inci yang bingkainya tipis alias bezel-less.
Komponen lain yang terlihat pada bagian depan adalah kamera depan 20 megapiksel yang dilengkapi fitur "AI Beautify Recognition", sensor, dan kisi-kisi untuk mendengar suara penelepon.
Ketika dibalik, barulah Oppo F5 "Dashing Blue" terkesan lebih elegan dan menarik perhatian. Finishing-nya mampu memantulkan cahaya secara vertikal sehingga menghasilkan efek cermin.

Ini merupakan hal pertama yang diterapkan pada ponsel Oppo. Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, hadirnya Oppo F5 "Dashing Blue" merupakan jawaban atas permintaan pasar.
"Kami sudah melakukan survey dan ini yang dibutuhkan masyarakat. Sebelumnya kami sempat menghadirkan ponsel berwarna biru pada 2015 lalu yakni R1x. Kali ini birunya kami hadirkan berbeda dan lebih spesial," kata dia, Kamis (8/2/2018), di sela-sela acara "Oppo Beach Party and Selfie Tour", di Anvaya Hotel, Bali.

Pada sisi punggun Oppo F5 "Dashing Blue" tersemat kamera 16 megapiksel dengan LED flash dan dilengkapi fitur "Face Priority Exposure".  

Ada juga pemindai sidik jari alias fingerprint scanner. Di sisi samping kanan ada tombol on/off dan slot untuk microSD serta dual nano-SIM. Sementara itu sisi kirinya terpatri tombol volume up/down.
Untuk melihat Oppo F5 "Dashing Blue" lebih dekat, silakan kunjungi tautan berikut ini.

Source:
kompas.com

Nokia 3310 4G Resmi, Bisa WiFi dan Pakai WhatsApp

1:48 pm 0





HMD Global selaku pemegang merek Nokia resmi mengumumkan upgrade Nokia 3310 versi "reborn". Ponsel dasar itu kini mendukung jaringan internet 4G VoLTE (Voice Over LTE).


Selain bisa mendukung internet 4G, Nokia 3310 4G juga bisa terkoneksi dengan Wi-Fi dan Wi-Fi hotspot. Nokia 3310 4G merupakan penerus dari Nokia 3310 versi "reborn" yang dirilis HMD Global tahun 2017 lalu yang baru mendukung layanan internet 3G.

Nokia 3310 4G dijalankan dengan sistem operasi (OS) YunOS buatan Alibaba yang berbasis Android Open Source Project (AOSP). Artinya, secara teknis Nokia 3310 4G memungkinkan untuk mengakses WhatsApp, Facebook Lite, dan YouTube. Berbeda dengan Nokia 3310 "reborn" yang menggunakan OS Nokia Series 30+.

Baca juga: Xiaomi Resmikan Redmi 5 dengan RAM 4 GB

 


Dari laman resmi Nokia berbahasa Mandarin, tampilan Nokia 3310 4G masih serupa dengan pendahulunya. Menawarkan nostalgia dengan desain orisinal Nokia 3310 lengkap dengan keypad numerik dan game Snake.

Nokia 3310 4G dibekali RAM 256 MB dan media penyimpanan 512 MB yang bisa ditingkatkan hingga 64 GB via kartu microSD. Berbeda dengan Nokia 3310 sebelumnya yang hanya punya memori internal 16 MB dan maksimal peningkatan 32 GB.

Selain perbedaan OS dan media penyimpanan, spesifikasi Nokia 3310 4G lainnya terbilang sama dengan pendahulunya. Seperti, diagonal layar mungil 2,4 inci yang mendukung resolusi 240 x 320 piksel.

Pada bodi belakang tersemat kamera tunggal dengan resolusi 2 megapiksel serta LED flash.
Nokia 3310 4G dibekali baterai 1200 mAh seperti pendahulunya. Namun karena adanya peningkatan fitur, daya tahan baterai pun berkurang dengan maksimal standby hanya 15 hari dari 25,3 hari di Nokia 3310 versi "reborn".

Belum ada banderol harga Nokia 3310 4G di laman Nokia, kemungkinan jika informasi lengkapnya akan tersedia di ajang Mobile World Congress 2018 di Barcelona, Februari mendatang. Sebagai patokan, Nokia 3310 "reborn" dijual resmi di Indonesia dengan harga Rp 650.000.

Baca juga : Xiaomi Resmikan Redmi 5 dengan RAM 4 GB

HMD Global disebut berencana juga melahirkan kembali legenda seri Nokia seperti N-Gage dan E72 yang mendukung kualitas 4G dan peningkatan spesifikasi lain, seperti dirangkum KompasTekno dari Digit India, Rabu (31/1/2018).

Source:
kompas.com

Microsoft Office 2019 Hanya Bisa Jalan di Windows 10

9:56 pm 0




Office 2019 bakal dirilis oleh Microsoft pada paruh kedua tahun ini. Pemberitahuan tersebut diumumkan dalam sebuah posting di blog milik sang raksasa software.


Menurut Microsoft, versi mendatang dari suite aplikasi kantor itu bakal berisi Word, Excel, Power Point, dan Skype yang bekerja dengan lebih efisien. Selain itu, Microsoft juga bakal meningkatkan fitur keamanan pada Office 2019. ??

Sayangnya, Office 2019 nanti hanya akan dapat berjalan di komputer dengan sistem operasi Windows 10 dan tidak kompatibel dengan OS Windows 8.1 atau Windows 7 yang lebih lawas.

Berarti, para pengguna Windows 8.1 dan Windows 7 mesti memperbarui sistem operasi ke Windows 10 terlebih dahulu apabila ingin menjalankan Office 2019.

Pilihan lainnya adalah menggunakan versi cloud berbayar, yakni Office 365. Berbeda dari Office 365 yang menggunakan sistem langganan bulanan atau tahunan, Office 2019 merupakan aplikasi stand-alone yang cukup ditebus dengan sekali bayar.

Kebijakan baru tersebut tak mempengaruhi software Office untuk platform Mac yang merupakan produk terpisah dengan jadwal rilis berbeda pula.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Minggu (4/2/2018), Microsoft akan memberikan mainstream support untuk Office 2019 selama 5 tahun. Sedangkan, extended support hanya diberikan selama dua tahun.??

Dibandingkan versi sebelumnya, support yang disediakan Microsoft untuk Office 2019 tergolong singkat. Sebab, biasanya Microsoft memberi dukungan pada aplikasi Office selama satu dekade dengan rincian 5 tahun mainstream support dan 5 tahun extended support.

Source:
Kompas.com

Inikah Penampilan dan Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 5?

9:50 pm 0

Menjelang akhir bulan lalu, smartphone Redmi Note 5 besutan Xiaomi dikabarkan telah mengantongi sertifikasi China Compulsory Certification (CCC) dan akan segera dijual di Negeri Tirai Bambu.

Kini giliran bocoran serangkaian gambar rendering smartphone tersebut yang muncul dan beredar di internet. Berbeda dari perangkat terdahulu, Redmi Note 4, dalam bocoran gambar Redmi Note 5 tampak memiliki bezel alias bingkai yang sangat tipis di bagian atas dan bawah layar.

Display Redmi Note 5 yang nyaris tanpa bingkai itu kemungkinan menggunakan panel IPS LCD berukuran 5,99 inci dengan aspect ratio 18:9 dan resolusi 2.160 x 1.080 piksel.
 
Di bagian punggung Redmi Note 5, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GSM Arena, Minggu (4/2/2018), tampak kamera ganda yang disusun secara vertikal, berikut sebuah pemindai sidik jari berbentuk bundar.

Berdasarkan bocoran sebelumnya, kamera ganda Redmi Note 5 tersebut terdiri dari unit 16 megapiksel yang berfungsi sebagai penangkap gambar, dan unit 5 megapiksel yang berperan sebagai depth sensor untuk menghasilkan efek background blur.

Tentu, layaknya bocoran, gambar-gambar rendering di atas belum tentu mewakili penampilan Redmi Note 5 yang sesungguhnya.
Soal jeroan, sertifikasi CCC bulan lalu menyebutkan bahwa ada dua model perangkat, masing-masing dengan nomor model “MEE7S” dan “MET7S”. Kemungkinan Redmi Note 5 memang bakal meluncur dalam dua varian yang dibedakan berdasarkan spesifikasi.

Redmi Note 5 kabarnya akan dibekali chip Snapdragon 630, kombinasi RAM dan storage 3 GB/ 32 GB, serta baterai 4.100 mAh.

Varian kedua Redmi Note 5 disinyalir akan memiliki tampilan dan komponen identik, tapi dapur pacunya mengandalkan chip Snapdragon 636 dengan kombinasi RAM dan storage 4 GB/ 64 GB.

Banderol Redmi Note 5 di China diperkirakan akan dipatok mulai 1.499 yuan atau sekitar Rp 3,2 juta, sementara pilihan warnanya terdiri dari abu-abu, hitam, dan biru.

Source:
Kompas.com

Oppo Masuk Gelombang Pertama Produksi Ponsel 5G

7:28 am 0

Qualcomm baru saja mengadakan pertemuan dengan beberapa vendor smartphone China di Beijing, Kamis (25/1/2018) lalu. Oppo sebagai salah satu vendor yang hadir mengaku sedang menggarap smartphone dengan konektivitas 5G

Menurut CEO Oppo, Tony Chen, Oppo telah tiga tahun melakukan penelitian tentang konektivitas 5G bersama dengan Qualcomm.


Hal tersebut menempatkan Oppo sebagai salah satu dari beberapa pabrikan smartphone (OEM) dunia yang memproduksi smartphone 5G di gelombang pertama.

Selain itu, Chen mengatakan bahwa Oppo kemungkinan bukan yang pertama mengadospi standar 5G, namun menjadi salah dua pabrikan ponsel yang membuat produk berkemampuan 5G.
 
Qualcomm baru saja mengadakan pertemuan dengan beberapa vendor smartphone China di Beijing, Kamis (25/1/2018) lalu. Oppo sebagai salah satu vendor yang hadir mengaku sedang menggarap smartphone dengan konektivitas 5G.

Menurut CEO Oppo, Tony Chen, Oppo telah tiga tahun melakukan penelitian tentang konektivitas 5G bersama dengan Qualcomm.


Hal tersebut menempatkan Oppo sebagai salah satu dari beberapa pabrikan smartphone (OEM) dunia yang memproduksi smartphone 5G di gelombang pertama.

Selain itu, Chen mengatakan bahwa Oppo kemungkinan bukan yang pertama mengadospi standar 5G, namun menjadi salah dua pabrikan ponsel yang membuat produk berkemampuan 5G.

Source:
kompas.com

Xiaomi Hilangkan "Jack" Audio dari Mi Max 3?

7:42 am 0
Xiaomi kabarnya sedang menyiapkan phablet bernama Mi Max 3 sebagai penerus model sebelumnya keluaran tahun lalu, Mi Max 2. Belakangan beredar bocoran sejumlah foto yang diduga memperlihatkan sisi muka dan bagian atas dari Mi Max 3.
 
Dalam foto bocoran tampak bahwa, berbeda dari Mi Max 2 sebelumnya, Mi Max 3 hanya memiliki IR blaster di bagian atas. Tak terlihat adanya konektor jack audio 3,5mm. 


Karena itu ada kemungkinan bahwa Xiaomi mulai mengikuti langkah sejumlah pabrikan gadget lain dengan menghilangkan konektor audio tersebut. Apabila benar, mungkin mengguna Mi Max 3 nanti mesti menggunakan adapter USB-type C ke audio 3,5mm apabila ingin menyambungkan headset.

Tapi ada juga kemungkinan bahwa Xiaomi hanya memindahkan letak konektor audio 3,5mm ke bagian bawah, bersama dengan port USB type-C. Dua foto bocoran memang tak memperlihatkan sisi bawah perangkat.

Soal tampilan keseluruhan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GizmoChina, Sabtu (27/1/2018),  dilihat dari foto, Mi Max 3 agaknya bakal tetap mirip Mi Max 2 dengan bingkai yang cukup tebal mengapit layar di sisi atas dan bawah.

Dimensi layar sulit ditebak dari gambar, tapi karena bentuknya yang tampak agak memanjang, diduga Xiaomi mengubah aspect ratio display di Mi Max 3 dari sebelumnya 16:9 menjadi 18:9 agar lebih senada dengan tren di industri ponsel.


Rumor yang telah beredar menyebutkan bahwa Mi Max 3 memilki layar berukuran 6,99 inci. Dapur pacunya mengandalkan chip Snapdragon 630 atau Snapdragon 660, dipadu kombinasi RAM dan storage 3 GB/ 64 GB atau 4 GB/ 128 GB.

Ada juga spekulasi soal fitur dual camera di Mi Max 3, berikut baterai jumbo berkapasitas 5.500 mAh dan Quick Charge 3.0. Gosipnya, Mi Mix 3 akan dibanderol mulai dari 1499 yuan (sekitar Rp 3,1 juta) hingga 1599 yuan (sekitar Rp 3,4 juta).

Source:
kompas.com